Emha Ainun Nadjib: Peran dan Kontribusi Tanpa Penghargaan Politik untuk Bangsa Indonesia, 1991-2013

Ikrimah Vella Riyanti, Andi Suwirta, Moch Eryk Kamsori

Abstract


ABSTRAKSI: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekam jejak seorang tokoh masyarakat yang kritis terhadap kondisi sosial dan terlibat dalam penyelesaian masalah budaya dan politik, yakni Emha Ainun Nadjib. Penelitian ini mengadopsi metode yang sesuai dengan prinsip-prinsip penelitian sejarah, termasuk langkah heuristik, kritik, interpretatif, dan historiografi. Data yang digunakan berupa buku, artikel jurnal, tesis sarjana, manuskrip, suratkabar, transkrip wawancara, dan berita daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Emha Ainun Nadjib berperan dalam upaya memperbaiki bangsa dengan nasionalisme yang berbasis humanisme. Ia aktif berpidato dari satu kampus ke kampus lain dalam lingkup seni, budaya, sastra, agama, dan politik. Ia juga berpartisipasi dalam pemberhentian Presiden Soeharto pada Mei 1998. Perannya sangat penting dalam perkembangan politik Indonesia, tetapi pada kenyataannya ia tidak terkenal dan diakui secara memadai atas kontribusinya.

KATA KUNCI: Pemerintah Orde Baru; Gerakan Reformasi; Peran Emha Ainun Nadjib. 

ABSTRACT: “Emha Ainun Nadjib: His Role and Contribution to the Indonesian Nation Without Political Recognition, 1991-2013”. This study aims to analyze the track record of a public figure who was critical of social conditions and involved in resolving cultural and political problems, namely Emha Ainun Nadjib. This study adopted methods in accordance with the principles of historical research, including heuristic, critical, interpretative, and historiographic steps. The data used included books, journal articles, undergraduate theses, manuscripts, newspapers, interview transcripts, and online news. The results show that Emha Ainun Nadjib played a role in efforts to improve the nation with a humanism-based nationalism. He actively delivered speeches from one campus to another on the subjects of art, culture, literature, religion, and politics. He also participated in the overthrow of President Soeharto in May 1998. His role was crucial in the development of Indonesian politics, yet in reality, he was not well-known and adequately recognized for his contributions.

KEY WORD: New Order Government; Reform Movement; Roles of Emha Ainun Nadjib.

    

About the Authors: Ikrimah Vella Riyanti, S.Pd. adalah Alumni Program Studi Pendidikan Sejarah FPIPS UPI (Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia), Jalan Dr. Setiabudhi No.229 Bandung 40154, Jawa Barat, Indonesia. Dr. Andi Suwirta dan Moch Eryk Kamsori, S.Pd. adalah Pendiri ASPENSI (Asosiasi Sejarawan dan Pendidik Sejarah Internasional) di Bandung, Jawa Barat, Indonesia pada 20 Mei 2006. Alamat emel Penulis: ikrimahvee@gmail.com dan atriwusidna@gmail.com

Suggested Citation: Riyanti, Ikrimah Vella, Andi Suwirta & Moch Eryk Kamsori. (2026). “Emha Ainun Nadjib: Peran dan Kontribusi Tanpa Penghargaan Politik untuk Bangsa Indonesia, 1991-2013” in INSANCITA: Journal of Islamic Studies in Indonesia and Southeast Asia, Volume 11(2), August, pp.57-84. Bandung, West Java, Indonesia: Minda Masagi Suci Foundation and ASPENSI, with ISSN 2443-1776 (print) and ISSN 2657-0491 (online).

Article Timeline: Accepted (May 20, 2026); Revised (July 17, 2026); and Published (August 17, 2026).


Keywords


Pemerintah Orde Baru; Gerakan Reformasi; Peran Emha Ainun Nadjib

Full Text:

PDF

References


Agustian, Fahmi. (2015). “Kronik Mei 1998”. Tersedia secara online di: http://www.fahmiagustian.com/kronik-mei-1998-2/ [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 14 Maret 2017].

Agustian, Fahmi. (2016). “Maiyah Sebagai Kata Kerja”. Tersedia secara online di: https://www.caknun.com/2016/maiyah-sebagai-kata-kerja/ [Diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 13 Mei 2025].

Berita “Cerita di Balik Mundurnya Soeharto” dalam suratkabar Kompas Online (Jakarta: 27 Mei 1998). Tersedia secara online juga di: http://www.seasite.niu.edu/indonesian/Reformasi/Chronicle/Kompas/May27/ceri01.htm [Diakses di Cirebon, Jawa Barat, Indonesia: 7 Maret 2017].

Berita “Christine Hakim di Lautan Jilbab: Karya Cak Nun Digelar di Go Skate” dalam suratkabar Jawa Pos (Surabaya, Jawa Timur: Selasa, 23 Juli 1991), hlm.8.

Berita “Dicekal di UNS, Cak Nun Bicara di UMS: ‘Pencekalan Saya Mencoreng Pangdam’” dalam suratkabar Bernas (Yogyakarta: 13 Mei 1994), hlm.11.

Berita “Emha Ainun Nadjib, Ashadi Siregar, Umar Kayam: Tahun 1994 Proses Pentakberdayaan Potensi Masyarakat Sangat Mencolok” dalam suratkabar Surabaya Post (Surabaya, Jawa Timur: Kamis, 17 November 1994, hlm.2).

Berita “Emha Menggebrak Umat yang Resah” dalam Majalah Mingguan GATRA (Jakarta: 2 Maret 1996, hlm.2). Tersedia secara online juga di: https://www.library.ohiou.edu/indopubs/1996/03/03/0019.html [Diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 17 Oktober 2024].

Berita “Emha Ainun Nadjib Mengajak Manusia Tidak Sholat?”. Tersedia secara online di: https://www.nahimunkar.com/emha-ainun-nadjib-mengajak-manusia-untuk-tidak-shalat/2013 [Diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 17 Oktober 2025].

Berita “Emha Ainun Nadjib: Kiai Bercelana Jin” dalam suratkabar Kompas (Jakarta: Rabu, 25 April 1990, hlm.5 dan 6).

Berita “Kebijakan ‘Cekal’ Atas Diri Emha” dalam suratkabar Kedaulatan Rakyat (Yogyakarta: 19 Mei 1994), hlm.12.

Berita “Kecongkakan Sistem” dalam suratkabar Manunggal (Yogyakarta: 10 September 1992).

Berita “Siap Pentas di Purna Budaya: Lolos Sensor, Repetoar ‘Pak Kanjeng’ Karya Emha” dalam suratkabar Bernas (Yogyakarta: 2 September 1993), hlm.10-11.

Berita suratkabar Jawa Pos (Surabaya, Jawa Timur: 5 September 1991).

Betts, Ian L. (2006). Jalan Sunyi Emha. Jakarta: Penerbit Kompas.

Creswell, John W. (2008). Educational Research: Planning, Conduting, and Evaluating Qualitative dan Quantitative Approaches. London: Sage Publications.

Endah, Alberthiene. (2010). Memoar Romatika Probosutedjo: Saya dan Mas Harto. Jakarta: Kompas Gramedia.

Hadi, Sumasno. (2011). “Pemikiran Emha Ainun Nadjib dalam Tinjauan Filsafat Humanisme: Kontribusinya bagi Perkembangan Kehidupan Sosial”. Tesis Magister Tidak Diterbitkan. Yogyakarta: Fakultas Filsafat UGM [Universitas Gadjah Mada].

Hasibuan, Muhammad Umar Syadat. (2008). Revolusi Politik Kaum Muda. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Heryanto, Ariel. (1994). “Nasib ‘Pak Kanjeng’, Nasib Kita” dalam Suratkabar Kompas (Jakarta: 13 Februari), hlm.11.

Hiariej, Eric. (2005). Materialisme-Sejarah Kejatuhan Soeharto. Yogyakarta: IRE Press.

Jabrohim. (2003). Tahajud Cinta Emha Ainun Nadjib. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kartodirdjo, A. Sartono. (1992). Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: PT Gramedia.

Koesoema, Doni A. (2007). Pendidikan Karakter. Jakarta: Penerbit Grasindo.

Kuntowijoyo. (2003). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya, edisi kedua.

Madjid, M. Dien & Johan Wahyudhi. (2014). Ilmu Sejarah: Sebuah Pengantar. Jakarta: Penerbit Kencana.

Maryati, K. & J. Suryawati. (2001). Sosiologi, Jilid I. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Nadjib, Emha Ainun. (1994). Naskah Baginda Faroq. Yogyakarta: Perpustakaan Emha Ainun Nadjib.

Nadjib, Emha Ainun. (1995). Terus Mencoba Budaya Tanding. Yogykarta: Pustaka Pelajar.

Nadjib, Emha Ainun. (1999). Ikrar Husnul Khatimah. Jombang: HAMAS Padhang mBulan.

Nadjib, Emha Ainun. (2015). Surat Kepada Kanjeng Nabi. Bandung: Penerbit Mizan.

Nadjib, Emha Ainun. (2016). Saat-saat Terakhir Bersama Soeharto: 2,5 Jam di Istana. Yogyakarta: Bentang.

Poesponegoro, Marwati Djoened & Nugroho Notosusanto [eds]. (2008). Sejarah Nasional Indonesia VI. Jakarta: Balai Pustaka, edisi revisi.

Ricklefs, M.C. (2009). Sejarah Indonesia Modern, 1200-2008. Jakarta: Serambi, Terjemahan.

Shafiyyah, A. & H. Soeripno. (2003). Kiprah Politik Muslimah: Konsep dan Implementasinya. Jakarta: Gema Insani Press.

Sjamsuddin, Helius. (2007). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Soempeno, Femi A. (2009). Prabowo: Dari Cijantung Bergerak ke Istana. Yogyakarta: Galangpress.

Suparman, Djaja. (2013). Jejak Kudeta (1997-2005): Catatan Harian Letnan Jenderal (Purn) TNI Djaja Suparman. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Suwirta, Andi. (2006). “Krisis Moneter, Gejolak Politik, dan Perlunya Reformasi Pendidikan di Indonesia” dalam Abdul Razaq Ahmad & Andi Suwirta. Sejarah dan Pendidikan Sejarah: Perspektif Malaysia dan Indonesia. Bandung: Historia Utama Press.

Thomas, William I. (2002). “The Definition of the Situation” in in Nathan Rousseau [ed]. Self, Symbols, and Society: Classic Readings in Social Psychology. Lanham, MD: Rowman & Littlefield), pp.103-115.

Wawancara dengan Hartono Ahmad Hajaiz, pihak pengelola www.nahimunkar.com, di kediamannya, Jalan Rawa Jati Timur 001/02 Nomor 23, Kalibata, Jakarta Selatan, pada hari Selasa, 31 Januari 2017.

Wawancara dengan Helmi Mustofa, Manajemen Emha Ainun Nadjib di Yogyakarta, via telepon, pada hari Minggu, 20 September 2015.

Wawancara dengan Suyono, seorang wiraswasta berusia 58 tahun dan Jamaah Maiyah, di kediamannya Jalan Suryopranoto, Kelurahan Gunung Ketur, Kecamatan Pakualaman, Yogyakarta, pada hari Selasa, 15 November 2016.

Wawancara dengan Toto Rahardjo dan Joko Kamto, personel Kiai Kanjeng, di Rumah Maiyah, Jalan Barokah No.287, Kadipiro, Bantul, Yogyakarta, pada hari Sabtu, 19 November 2016.

Wawancara dengan Winwibisma Putra Anggara, seorang Mahasiswa berusia 22 tahun, yang juga Jamaah Maiyah, via telepon (Bandung-Yogyakarta), pada 22 Februari 2017.

Winangun, Y. Wartaya. (2004). Tanah Sumber Nilai Hidup. Yogyakarta: Kanisius.




DOI: https://doi.org/10.2121/incita-jisisea.v11i2.1550

DOI (PDF): https://doi.org/10.2121/incita-jisisea.v11i2.1550.g1263

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
INSANCITA: Journal of Islamic Studies in Indonesia and Southeast Asia. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats