HISTORIA

HISTORIA: Jurnal Kajian Sejarah di Nusantara dan Dunia (Journal of Historical Studies in Indonesian/Malay Archipelago and the World). This journal, with print-ISSN 2621-8011 and online-ISSN 2621-802X, will firstly be published on December 27, 2018. The HISTORIA journal has been managed and published by Minda Masagi Press, a publishing house owned by ASPENSI (the Association of Indonesian Scholars of History Education) in Bandung, West Java, Indonesia.

The HISTORIA journal is published every December and June. This journal is dedicated not only for Indonesian scholars who concern about the Historical Studies, but also welcome to the scholars of Southeast Asian countries and around the world who care and share related to the above theme in general. 

The HISTORIA journal is devoted, but not limited to, history of educational, social, political, and cultural matters, and any new development and advancement in the field of those matters. The scope of our journal includes: (1) History of National-State and its Character Building; (2) History of Political, Social, and Cultural Matters; (3) History of Educational, Social, Political, and Cultural Matters; (4) History of Educational, Social, Political, and Cultural Development in the Context of Welfare Nation-State; (5) History of Science, Technology and Society in the Context of Educational, Social, Political, and Cultural Development; and (6) History Religion and Philosophy in the Perspectives of Educational, Social, Political, and Cultural Context.

Since the firstly issued, the HISTORIA journal is based on OJS (Open Journal System) program at: www.journals.mindamas.com/index.php/historia. However, the conventional e-mail address for sending the articles is still able to: atriwusidna@gmail.com


Journal Homepage Image

Kata Sambutan untuk
HISTORIA: Jurnal Kajian Sejarah di Nusantara dan Dunia, Volume 1(1), Desember 2018.

Andi SUWIRTA, M.Hum.
Ketua Redaksi Jurnal HISTORIA; dan Sekretaris Jenderal ASPENSI (Asosiasi Sarjana Pendidikan Sejarah Indonesia) di Bandung, Jawa Barat, Indonesia, periode 2018-2023. 

Alhamdulillah, akhirnya “HISTORIA: Jurnal Kajian Sejarah di Nusantara dan Dunia” bisa terbit juga, walaupun mengalami keterlambatan, untuk edisi perdana. Harus diakui bahwa banyak kendala yang dihadapi oleh jurnal HISTORIA untuk bisa hadir di hadapan para pembaca. Salah satunya adalah kendala klasik, yakni kekurangan artikel ilmiah sebagai hasil penelitian dan/atau kajian untuk bisa diterbitkan dalam jurnal ini. Pihak Redaksi telah berusaha keras untuk mendapatkan artikel-artikel yang layak – melalui proses reviu – untuk bisa diterbitkan dalam jurnal HISTORIA. Akan tetapi, setiap kali artikel itu didapat dan layak terbit, maka para penulis artikel selalu mengajukan pertanyaan yang mengganggu – dan bisa membatalkan untuk diterbitkan – seperti: “Apakah jurnal HISTORIA sudah terakreditasi dan terindeks, baik secara nasional maupun internasional?”

Itulah salah satu kendala besar dalam menerbitkan jurnal ilmiah di Indonesia. Jurnal yang pertama kali terbit akan menghadapi kesulitan untuk mendapatkan artikel ilmiah yang layak terbit. Karena itu berbagai usaha dilakukan oleh para editor agar medapatkan artikel-artikel ilmiah hasil kajian dan/atau penelitian. Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan Seminar, baik yang bersifat nasional maupun internasional, sehingga makalah-makalah yang telah disajikan dan didiskusikan – dengan memohon izin kepada para penulisnya – dapat diterbitkan dalam jurnal ilmiah yang masuk kategori pemula.

Artikel-artikel yang disajikan dalam jurnal HISTORIA, edisi perdana (Desember 2018) ini, sebagian besar adalah merupakan makalah-makalah hasil kajian/penelitian yang telah disajikan dan didiskusikan dalam kegiatan “Edutourism with an International Conference”, yang diselenggarakan oleh ASPENSI (Asosiasi Sarjana Pendidikan Sejarah Indonesia) di Lembang dan Bandung, Jawa Barat, Indonesia, pada bulan Agustus 2018. Para peserta seminar datang tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga dari Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina. Makalah-makalah yang berkenaan dengan kajian Sejarah dan Pendidikan Sejarah pun, dengan demikian, datang dari para penulis Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Manakala penulis dari Filipina banyak mengkaji dan meneliti masalah-masalah pendidikan secara umum.

Artikel pertama dan ketiga ditulis oleh Dudung Abdurahman dari UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta; dan oleh I. Syarief Hidayat dari UNPAD (Universitas Padjadjaran), Bandung, Indonesia, yang masing-masing mengkaji tentang “Islamic Historiography in Indonesia in Multicultural Perspective”; dan “Model Values in the Story of Abdussamad: A Study on Historical Narrative in an Islamic Sundanese Manuscript”. Jika menurut penulis pertama, rekonstruksi SII (Sejarah Islam Indonesia) perlu dilakukan dengan pendekatan multikultural sebagai metodologi alternatif dalam melakukan penulisan sejarah Islam yang komprehensif; maka penulis kedua menekankan pentingnya naskah HWA (Hikayat Wawacan Abdussamad) berupa cerita sejarah yang menggambarkan nilai keteladanan dan pelajaran tentang Khalifah Umar ibn al-Khattab dengan ketegasannya sebagai seorang khalifah dan sebagai ayah yang berusaha menegakkan hukum Allah dengan adil dan bijaksana.

Artikel kedua dan kelima ditulis oleh Ismail Ali dan Mosli Tarsat, keduanya dari UMS (Universiti Malaysia Sabah) di Kota Kinabalu, Malaysia, yang mengkaji tentang “Pendidikan Sejarah Kelautan dalam Agenda Pembinaan Negara-Bangsa di Kepulauan Asia Tenggara”; dan “Perlaksanaan Boat and Fisheries Ordinance 1914 sebagai Asas Pendidikan Undang-Undang Perikanan kepada Komuniti Nelayan Bajau di Borneo Utara, 1915-1939. Jika penulis pertama menyatakan tentang pentingnya penelitian dan pendidikan sejarah kelautan bagi negara-bangsa di kepulauan Asia Tenggara dalam rangka untuk meluruskan kembali fakta sejarah kelautan, disamping menyumbang kepada agenda pembinaan negara-bangsa; maka penulis kedua menyatakan bahwa pelaksanaan sebuah Undang-Undang jelas memperlihatkan satu asas pendidikan tentang masalah perikanan dan perahu kepada komuniti nelayan Bajau di Borneo Utara.

Akhirnya, artikel ketiga ditulis oleh Haji Awang Asbol bin Haji Mail dari UBD (Universiti Brunei Darussalam) di Bandar Seri Begawan, Negara Brunei Darussalam. Dalam artikelnya yang berjudul “Perkembangan Sekolah Arab di Brunei Darussalam, 1941-2012: Satu Perspektif Sejarah”, penulis menyatakan bahwa para pelajar Sekolah Arab, setelah berhasil menyelesaikan studi mereka, banyak yang diterima untuk berkerja di lembaga-lembaga pemerintah, khususnya lembaga di bawah Kementerian Urusan Agama di Negara Brunei Darussalam.

Selamat membaca artikel-artikel dalam jurnal HISTORIA. Semoga banyak manfaatnya.  

Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 27 Desember 2018.

Cover of HISTORIA Journal, Issue of December 2018:

Managed and Published by:

Minda Masagi Press owned by ASPENSI (Association of Indonesian Scholars of History Education) in Bandung, West Java, Indonesia. Websites: www.journals.mindamas.com/index.php/historia 

The website of KEMENRISTEKDIKTI RI (Ministry of Research, Technology, and Higher Education of the Republic of Indonesia) in Jakarta related to the scholarly journals is also available online at: http://simlitabmas.ristekdikti.go.id 


Vol 1, No 1 (2018)

Table of Contents

Articles

Dudung Abdurahman
Abstract views: 288       PDF downloads: 45
PDF
1-10
Ismail Ali
Abstract views: 940       PDF downloads: 255
PDF
11-32
Haji Awang Asbol bin Haji Mail
Abstract views: 912       PDF downloads: 120
PDF
33-50
I Syarief Hidayat
Abstract views: 160       PDF downloads: 21
PDF
51-64
Mosli Tarsat
Abstract views: 320       PDF downloads: 55
PDF
65-86
Editor Journal HISTORIA
Abstract views: 118       PDF downloads: 5
PDF
87-98
Editor Journal HISTORIA
Abstract views: 124       PDF downloads: 5
PDF
i-ii
Editor Journal HISTORIA
Abstract views: 134       PDF downloads: 7
PDF
iii-iv