Development of the Educational Sport in Indonesia: The Policy Study Based on the Law of National Sports System

Amung Ma’mun

Abstract


ABSTRACT: The National Sports System Law in 2005 stated that the scope of sports system in Indonesian is divided into three components, they are: Educational Sport, Recreational Sport, and Competitive Sport. Like it or not, there has been still a bias in the way peoples gave meaning of the sports in the planning document, which is irrelevant with the true meaning purported by the law; and in which it is also still meant that the sports should be directed to the cultivation of the high performance solely. This is definitely inaccurate meaning for which the real meaning of educational sport has its own goal and different targets, giving children broader opportunities to expand and explore their own potentialities. The policy to develop educational sport is supposed to be concentrated on the improvement of physical education and sport program quality; to increase the number of schools organizing sport extra-curricular activities, sport units, and sport classes; to improve the quality of services and management of the Education and Training Center; and to increase the number of sports school in many region of provinces in Indonesia with national standard. If all those mentioned activities could be improved, then, this educational sports program will undoubtedly contribute positively to the sports development foundation in Indonesia generally.

KEY WORD: Development of educational sports, recreational sport, and competitive sport, policy review, sports law, and sports development foundation in Indonesia.

RINGKASAN: “Pembangunan Olahraga Pendidikan di Indonesia: Studi Kebijakan Berdasarkan Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional”. Undang-Undang Keolahragaan Nasional Tahun 2005 menyatakan bahwa ruang lingkup sistem olahraga di Indonesia dibagi menjadi tiga komponen, yaitu: Olahraga Pendidikan, Olahraga Rekreasi, dan Olahraga Prestasi. Suka atau tidak, masih ada bias dalam cara orang memberi arti olahraga dalam dokumen perencanaan, yang tidak relevan dengan makna sebenarnya didalam undang-undang; dan yang masih juga berarti bahwa olahraga harus diarahkan untuk mencapai prestasi puncak semata-mata. Ini jelas makna tidak akurat dalam arti yang sebenarnya dalam olahraga pendidikan, yang memiliki tujuan sendiri dan target berbeda, yakni memberikan anak-anak kesempatan yang lebih luas untuk mengeksplorasi potensi mereka dan mengembangkannya. Kebijakan untuk mengembangkan olahraga pendidikan seharusnya berkonsentrasi pada usaha untuk meningkatkan kualitas program pendidikan jasmani dan olahraga; untuk meningkatkan jumlah sekolah yang menyelenggarakan kegiatan olahraga ekstra-kurikuler, unit olahraga, dan kelas olahraga; untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan Pusat Pendidikan dan Latihan; serta untuk meningkatkan jumlah sekolah olahraga di banyak wilayah provinsi di Indonesia dengan standar nasional. Jika semua kegiatan tersebut dapat ditingkatkan, maka program olahraga pendidikan ini pasti akan memberikan kontribusi positif bagi fondasi pembangunan olahraga di Indonesia pada umumnya.

KATA KUNCI: Pembangunan olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga prestasi, kajian kebijakan, undang-undang olahraga, dan fondasi pembangunan olahraga di Indonesia.

About the Author: Dr. Amung Ma’mun is a Senior Lecturer at the Department of Sports Education, Faculty of Sports and Health Education UPI (Indonesia University of Education), Jalan Dr. Setiabudhi No.229 Bandung 40154, West Java, Indonesia; and now is an Expert Staff for Information and Communication at the KEMENPORA RI (Ministry of Youth and Sports Affairs of the Republic of Indonesia) in Jakarta. The author can be contacted via e-mail at: amg_mamun@yahoo.co.id

How to cite this article? Ma’mun, Amung. (2015). “Development of the Educational Sport in Indonesia: The Policy Study Based on the Law of National Sports System” in ATIKAN: Jurnal Kajian Pendidikan, Vol.5(1) June, pp.33-48. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press and FPOK UPI Bandung, ISSN 2088-1290.

Chronicle of the article: Accepted (March 24, 2015); Revised (May 24, 2015); and Published (June 30, 2015).


Full Text:

PDF

References


Bouzou, Jou. (2014). “Building Sustainable Peace Through Sport Together” in Newsletter Peace and Sport.

Bucher, Charles. (1979). Foundations of Physical Education. New York: n.p. [no publisher].

Coakley, Jay & Elizabeth Pike. (2009). Sport in Society: Issues and Controversies. London: The McGraw Hill Companies.

Dye, T.R. (1995). Understanding Public Policy. New Jersey: Prentice Hall, eight edition.

Hanif, Achmad Sofyan. (2011). “Evaluasi terhadap Sekolah Khusus Olahragawan SMP/SMA Ragunan, Jakarta” in Cakrawala Pendidikan, Th.XXX, No.2, pp.243-255.

HK [Human Kinetics]. (1999). Physical Education for Lifelong Fitness. New York: American Alliance for Health, Physical Education, Recreation, and Dance.

HoC [Health of Canada]. (1998). Improving the Health of Canadians throgh Active Living. Ottawa: Health of Canada. Available online also at: http://zayyinsoleh.blogspot.com/2012/03/pengertian-penelitian-kebijakan.html [accessed in Bandung, Indonesia: 9 September 2014].

Hylton, Kevin & Peter Bramham. (2010). Sports Development: Policy, Process, and Parctice. London and New York: Routledge Taylor & Francis Group.

Kemendiknas RI [Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia]. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia.

Kemenegpora RI [Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia]. (2010). Permenpora Nomor 0022 tentang Rencana Strategis Kementerian Pemuda dan Olahraga, Tahun 2010-2014. Jakarta: Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Kemenegpora RI [Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia]. (2011). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Jakarta: Biro Humas Kemenegpora RI [Hubungan Masyarakat, Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia].

Kemenpan-RB [Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi]. (2014a). Permenpan-RB Nomor 40 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Pelatih Olahraga. Jakarta: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Kemenpan-RB [Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi]. (2014b). Permenpan-RB Nomor 41 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Asisten Pelatih Olahraga. Jakarta: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Kusumanagara, Solehudin. (2010). Model dan Aktor dalam Proses Kebijakan Publik. Yogyakarta: Gava Media.

Lemhannas RI [Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia]. (2006). Pokja Adhoc TPM-PJJBS Ideologi: Modul 3 UUD ’45 Amandemen dan Sosialisasinya. Jakarta: Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia.

Lemhannas RI [Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia]. (2007). Amandemen UUD ’45: Perubahan Pertama s/d Keempat dalam Satu Naskah. Jakarta: PT Pustaka Yustisia.

Majchrzak, Ann & M. Lynne Markus. (2014). Methods of Policy Research: Taking Socially Responsible Action. New York: Sage Publication, second edition.

Ma’mun, Amung. (2011). Kepemimpinan dan Kebijakan Pembangunan Olahraga: Modul. Bandung: Jurusan Pendidikan Olahraga FPOK UPI [Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia].

Ma’mun, Amung. (2013). “Demokratisasi Sistem Politik, Perencanaan Pembangunan, dan Pembangunan Olahraga”. Unpublished Paper. Bandung: FPOK UPI [Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia].

Ma’mun, Amung. (2014a). “Kemenpora RI, 2010-2014: Implementasi Kebijakan Berbagai Program Pembangunan Olahraga Bidang Kepemudaan dan Keolahragaan”. Unpublished Paper. Bandung: FPOK UPI [Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia].

Ma’mun, Amung. (2014b). “Perspektif Kebijakan Pembangunan Olahraga dalam Era Demokrasi dan Kepemimpinan Nasional di Indonesia” in ATIKAN: Jurnal Kajian Pendidikan, Volume 4(2). Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press, FKIP UNSUR Cianjur, and FPOK UPI Bandung, ISSN 2088-1290.

Mutohir, Toho Cholik. (2002). Gagasan-gagasan tentang Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Surabaya: UNESA [Universitas Negeri Surabaya] University Press.

Ogi, Adolf. (2005). “Presentation of the Final Report of the International Year of Sport and Physical Education 2005 to UN Secretary-General Kofi Annan and President of the General Assembly Jan Eliasson”. Available online at: http://www.un.org/sport2005/resources/statements/special_adviser_statement.pdf [accessed in Bandung, Indonesia: 9 September 2014].

Setneg RI [Sekretariat Negara Republik Indonesia]. (2004). Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN). Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Setneg RI [Sekretariat Negara Republik Indonesia]. (2007). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN). Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Setneg RI [Sekretariat Negara Republik Indonesia]. (2014). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2010-2014. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Soleh, Chabib & Suripto. (2011). Pengantar Analisis Kebijakan Publik. Malang: UM [Universitas Negeri Malang] Press.

UN [United Nations]. (2004). Sport for Development and Peace: Toward Achieving the Millenium Development Goals. Geneve: Report from the United Nations Interagency Task Force on Sport for Development and Peace.

UN [United Nations]. (2005). Education, Health, and Development Peace: International Year of Sport and Physical Education. Geneve: United Nations.

UNICEF [United Nations for International Children, Education, and Fund]. (1999). Peace Education in UNICEF. New York: Working Paper Series, Education Section.

WHO [World Health Organization]. (2002). World Health Report: Reducing Risk and Promoting Healthly Life. Geneve: World Health Organization.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
ATIKAN: Jurnal Kajian Pendidikan. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats