Membangun Peradaban Indonesia Melalui Ikhtiar Pendidikan yang Bercorak Alternatif dan Kritis

Mi’raj Dodi Kurniawan, Andi Suwirta

Abstract


ABSTRAK: Kenyataan adanya cara pandang dan praktek tidak manusiawi terhadap manusia merupakan persoalan terbesar kehidupan. Dalam lintasan sejarah, problema ini tidak saja menjejak melainkan juga acapkali dipandang sebagai tantangan yang harus dihadapi dengan ikhtiar-ikhtiar penanggulangan menuju peradaban. Pendidikan – terutama yang muncul dan kerap disebut sebagai pendidikan alternatif dan kritis – turut ambil bagian untuk menjadi solusi dari permasalahan ini. Pendidikan alternatif dan kritis meninjau ulang permasalahan pendidikan yang sesungguhnya, menggauli wacana hegemoni politik dan ekonomi negara berkembang dan negara maju serta masyarakat perkotaan dan pedesaan, mempelajari kembali arah pendidikan untuk kekinian dan masa depan kemanusiaan, serta mengkaji falsafah pendidikan. Dengan beberapa tinjauan kritis dan solusi alternatif, pendidikan yang bercorak alternatif dan kritis menjadikan kehidupan anak-anak miskin, terlantar, dan anak-anak jalanan di Indonesia sebagai bagian terpenting dari lokus dan fokus misi humanisasi melalui pendidikan. Melalui desain pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan masyarakat serta berorientasi kepada masa kini dan masa depan peserta didik, akhirnya pendidikan alternatif-kritis bukan hanya alternatif pinggiran untuk menyelesaikan permasalahan, tetapi merupakan solusi utama yang layak diharapkan untuk meraih peradaban.

KATA KUNCI: Pendidikan alternatif-kritis, peradaban Indonesia, problema pendidikan dasar, serta pendidikan untuk masa kini dan masa depan.

  

About the Authors: Mi’raj Dodi Kurniawan, S.Pd. adalah Alumni Jurusan Pendidikan Sejarah UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) di Bandung tahun 2006 dan sekarang mengajar di SD (Sekolah Dasar) Negeri Talaga 1 dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) Negeri 1 Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Indonesia. Andi Suwirta, M.Hum. adalah Ketua Umum ASPENSI (Asosiasi Sarjana Pendidikan Sejarah Indonesia) di Bandung. Mereka dapat dihubungi dengan alamat e-mail: atriwusidna@gmail.com

How to cite this article? Kurniawan, Mi’raj Dodi & Andi Suwirta. (2011). “Membangun Peradaban Indonesia Melalui Ikhtiar Pendidikan yang Bercorak Alternatif dan Kritis” in ATIKAN: Jurnal Kajian Pendidikan, Vol.1(2) Desember, pp.171-186. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press owned by ASPENSI in Bandung, ISSN 2088-1290.

Chronicle of the article: Accepted (October 9, 2011); Revised (November 10, 2011); and Published (December 15, 2011).

 


Full Text:

PDF

References


Ahmad, Abdul Razaq & Andi Suwirta. (2007). Sejarah dan Pendidikan Sejarah: Perspektif Malaysia dan Indonesia. Bandung dan Bangi: UPI [Universitas Pendidikan Indonesia] Press dan Penerbit UKM [Universiti Kebangsaan Malaysia].

Arkoun, Muhammad. (1999). Membongkar Wacana Akademik. Surabaya: Penerbit Al-Fikr, Terjemahan.

Budiardjo, Miriam. (1999). Dasar-dasar Ilmu Politik. Jakarta: PT Gramedia.

Cassirer, Ernst. (1990). Manusia dan Kebudayaan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, Terjemahan.

Depdiknas RI [Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia]. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas RI.

Freire, Paulo. (1985). Pendidikan Kaum Tertindas. Jakarta: PT Pustaka Utama Grafiti Pers, Terjemahan.

Freire, Paulo. (1987). Pendidikan sebagai Praktik Pembebasan. Yogyakarta: Bentang Budaya, Terjemahan.

Freire, Paulo. (1997). Sekolah adalah Kapitalisme Licik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, Terjemahan.

Illich, Ivan. (2000). Bebaskan Masyarakat dari Belenggu Sekolah. Yogyakarta: Bentang Budaya, Terjemahan.

Kattsoff, Louis O. (1992). Pengantar Filsafat. Yogyakarta: Penerbit Tiara Wacana, Terjemahan.

Koentjaraningrat. (1985). Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: PT Pustaka Utama Gramedia.

Kurniawan, Mi’raj Dodi. (2006). “Pembaruan Pemikiran Pendidikan Paulo Freire (1921-1997)”. Skripsi Sarjana Pendidikan Tidak Diterbitkan. Bandung: Jurusan Pendidikan Sejarah FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia.

Madjid, Nurcholish. (1998). “Islam, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi”. Makalah disampaikan pada salah satu seminar di IAIN [Institut Agama Islam Negeri] Sunan Gunung Djati di Bandung, Jawa Barat, Indonesia.

Mohamad, Baharom. (2011). “Teknologi Komunikasi dan Maklumat dalam Program Pendidikan Khas Aliran Teknik dan Vokasional di Malaysia” dalam ATIKAN: Jurnal Kajian Pendidikan, 1(1) Juni, hlm.41-58. Abstrak dan artikel lengkap tersedia di: www.atikan-jurnal.com

Nasr, Sayyed Hossein. (1983). Islam dan Nestapa Manusia Modern. Bandung: Penerbit Pustaka, Terjemahan.

Nasution, Adnan Buyung. (1996). “Hak Asasi Manusia dalam Masyarakat Islam dan Barat” dalam M. Natsir Tamara & Elza Peldi Taher [eds]. Agama dan Dialog Antar Peradaban. Jakarta: Penerbit Paramadina, hlm.105-120.

Nasution, Sorimuda. (1982). Asas-Asas Kurikulum. Bandung: Penerbit Jemmars.

Palmer, Joy A. (2003). 50 Pemikir Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit Jendela, Terjemahan.

Pollock, Steve. (2006). Penduduk. Bandung: Remaja Rosdakarya, Terjemahan.

Reimer, Evert. (2000). Matinya Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, Terjemahan.

Saripudin, Didin & Faridah Karim. (2009). “Program Resosialisasi Kanak-kanak Jalanan di Rumah Singgah: Satu Penilaian” dalam SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan, 2(2) November. Abstrak dan artikel lengkap tersedia juga di: www.sosiohumanika-jpssk.com

Simboh, Meyke. (2010). “Pendidikan Alternatif bagi Anak Miskin, Terlantar, dan Jalanan” dalam www.jugaguru.com/document.php/document/article/51/10/ [diakses di Cianjur, Jawa Barat, Indonesia: 9 Oktober 2011].

Soekanto, Soerjono. (1987). Sosiologi: Suatu Pengantar. Jakarta: Penerbit Rajawali Pers.

Soemarwoto, Otto. (1997). Indonesia dalam Kancah Isu Lingkungan Global. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Suparlan, Parsudi. (1988). Kemiskinan di Perkotaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Suwirta, Andi. (2005). Sejarah Intelektual: Percikan Pemikiran dari Dunia Barat dan Islam. Bandung: Suci Press.

Suyanto. (2006). Dinamika Pendidikan Nasional dalam Percaturan Dunia Global. Jakarta: PSAP [Pusat Studi Agama dan Peradaban] Muhammadiyah.

Topatimasang, Roem. (2003). Sekolah itu Candu. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Weinata, Sairin. (2008). Pendidikan yang Mendidik. Jakarta: Penerbit Yudisthira.




DOI: https://doi.org/10.2121/atikan-journal.v1i2.113

DOI (PDF): https://doi.org/10.2121/atikan-journal.v1i2.113.g113

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
ATIKAN: Jurnal Kajian Pendidikan. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats